Silaturahmi

 


Silaturahmi adalah istilah dalam Islam yang merujuk pada upaya untuk menjaga dan mempererat hubungan antar sesama, baik itu dalam keluarga, teman, atau masyarakat secara umum. Dalam konteks agama Islam, silaturahmi tidak hanya berarti bertemu atau berkunjung, tetapi juga mencakup saling mengunjungi, berbicara dengan baik, membantu satu sama lain, serta menjaga komunikasi yang penuh kasih sayang dan pengertian.

Silaturahmi dianggap sebagai perbuatan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena dapat mempererat ikatan sosial, meningkatkan rasa saling peduli, dan menciptakan kedamaian dalam masyarakat. Dalam Al-Qur'an dan hadis, silaturahmi sering kali dikaitkan dengan mendapatkan keberkahan hidup, panjang umur, dan kelapangan rezeki. Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi agar hubungan antar umat Islam tetap kuat dan harmonis.

Silaturahmi sangat populer saat Idul Fitri karena biasanya menurut tradisi tahunan hari raya, banyak orang yang kembali ke kampung halaman atau kampung halaman. Inilah mengapa ini adalah waktu terbaik untuk terhubung dengan keluarga dan orang-orang terkasih yang mungkin sudah lama tidak bertemu.

Manfaat Silaturahmi menurut Syariah juga merupakan praktik utama karena dapat membantu menghubungkan berbagai hal yang telah terputus. Lebih mudah mengampuni dosa di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala daripada mengampuni dosa yang disebabkan oleh kesalahan antar manusia. Subhanahu Wa Ta’ala adalah lafadz yang artinya “Suci dan Maha Agung”.


- Makna dan Pentingnya Silaturahmi dalam Islam

Islam sangat menekankan pentingnya menjaga dan mempererat silaturahmi, baik itu melalui interaksi langsung, komunikasi, maupun doa untuk kebaikan orang lain. Menjaga silaturahmi bukan hanya tentang berkunjung atau berbicara, tetapi juga mencakup sikap saling menghormati, berbagi, dan membantu satu sama lain dalam kebaikan.


Beberapa poin yang menjelaskan pentingnya silaturahmi dalam Islam antara lain:

1. Meningkatkan Keharmonisan dalam Keluarga dan Masyarakat
Silaturahmi membantu mempererat hubungan keluarga, mengurangi permusuhan, dan memupuk rasa saling pengertian dan kasih sayang. Jika silaturahmi dijaga, maka dapat menciptakan keharmonisan baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat luas.


2. Mendatangkan Berkah dan Pahala
Rasulullah SAW menyatakan bahwa silaturahmi dapat mendatangkan berkah dalam kehidupan, termasuk dalam hal rezeki dan umur yang lebih panjang. Sebaliknya, memutuskan hubungan silaturahmi dapat mendatangkan kesulitan dan kerugian bagi seseorang.


3. Mencegah Perpecahan dan Permusuhan

Silaturahmi membantu mencegah perpecahan dalam keluarga, masyarakat, dan umat Islam secara keseluruhan. Dengan menjaga hubungan baik, kita dapat menghindari konflik dan permusuhan yang bisa merusak keharmonisan sosial.


4. Mendekatkan Diri kepada Allah

Menjaga hubungan baik dengan sesama adalah bentuk amal yang bisa mendekatkan diri kepada Allah. Dalam Islam, amal yang mendatangkan manfaat bagi orang lain, seperti menjaga silaturahmi, adalah salah satu cara untuk memperoleh ridha Allah.


5. Menjadi Sumber Ketenangan dan Kedamaian Batin

Menjaga silaturahmi dengan keluarga dan kerabat memberikan rasa kedamaian batin. Hubungan yang baik membantu menciptakan suasana hati yang tenang dan jauh dari kecemasan atau stres, karena kita merasa dihargai dan dihormati oleh orang-orang terdekat.


Al-Qur'an (Surat Muhammad 47:22)


فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ تَوَلَّيْتُمْ أَنْ تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ۝


Ayat ini mengingatkan bahwa memutuskan hubungan silaturahmi adalah salah satu bentuk kerusakan di bumi. Jika seseorang memutuskan tali silaturahmi, maka ia turut serta dalam menyebabkan perpecahan dan kerusakan dalam kehidupan sosial dan masyarakat. (QS. Muhammad: 22)


Penjelasan Ayat:

1. Memutuskan Silaturahmi adalah Kerusakan

Ayat ini mengingatkan bahwa jika seseorang berpaling dari ajaran kebenaran, salah satunya adalah dengan memutuskan hubungan silaturahmi, maka ia akan menyebabkan kerusakan di bumi. Kerusakan ini tidak hanya terbatas pada individu, tetapi juga bisa menyebar kepada masyarakat, karena silaturahmi yang baik adalah dasar dari keharmonisan dan kesatuan sosial.


2.  Hubungan Silaturahmi dan Perdamaian Sosial:

Dalam Islam, menjaga hubungan baik dengan keluarga, kerabat, dan sesama sangat penting. Silaturahmi bukan hanya menjadi kewajiban pribadi, tetapi juga menjadi fondasi sosial yang menjaga kedamaian dan persatuan dalam masyarakat. Ketika silaturahmi diputus, akan muncul ketegangan dan konflik yang merusak hubungan sosial dan merusak harmoni dalam masyarakat.


3.  Peringatan untuk Tidak Menyebar Perpecahan:

Ayat ini juga bisa dipahami sebagai peringatan untuk tidak menyebabkan perpecahan. Memutuskan tali silaturahmi sering kali menjadi salah satu penyebab timbulnya permusuhan, kebencian, dan perpecahan antara individu dan kelompok. Oleh karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa menjaga hubungan baik demi kebaikan bersama.


Konsekuensi Memutuskan Silaturahmi:


Sosial: Memutuskan silaturahmi dapat merusak hubungan dalam keluarga, teman, dan masyarakat. Konflik atau ketegangan sosial yang muncul bisa menyebabkan perpecahan dalam masyarakat yang seharusnya saling mendukung dan menjaga kedamaian.


Spiritual: Secara spiritual, memutuskan silaturahmi merupakan tindakan yang tidak disukai oleh Allah. Allah menyatakan bahwa orang yang memutuskan silaturahmi berpotensi mendapatkan murka-Nya.


Kerugian Pribadi: Dalam kehidupan sehari-hari, memutuskan silaturahmi juga bisa mengurangi keberkahan hidup, baik dalam rezeki, umur, maupun hubungan sosial. Dalam hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menjaga silaturahmi akan diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.


Keutamaan dan Perintah Silaturahmi


1. Keutamaan Silaturahmi

Secara umum, manfaat silaturahmi dalam Islam dijelaskan dalam keutamaan dan perintah Al-Qur’an dan para wali. Berikut ulasan yang dilansir Muslim.or.id. Salah satu kelebihan menjaga silaturahmi adalah dapat menjadi salah satu alasan manusia bisa masuk surga Allah SWT. Ini dijelaskan dalam sabda Nabi


أيها الناس، أفشوا السلام، وأطعموا الطعام، وصلوا الأرحام، وصلُّوا بالليل والناس نيام, تدخلوا الجنة بسلام

Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makan, sambunglah silaturahmi, shalatlah pada malam hari ketika orang-orang sedang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat,” (HR. Ibnu Majah, At Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah)..


2. Perintah Bersilaturahmi


Allah SWT memerintahkan untuk menyambung tali silaturahim, yang dijelaskan dalam surah An Nisa ayat 36, yang berbunyi:


وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,” (QS. An Nisa: 36).






-Hukum Silaturahmi  

Hukum silaturahmi akan berbeda-beda tergantung jenis kekerabatannya. Para ulama berbeda pendapat terkait siapa saja yang wajib hukumnya untuk kita sambung silaturahmi dengannya (sehingga akan berdosa bila memutus silaturahmi dengan mereka) dan siapa saja kerabat yang hukumnya sunah untuk disambung silaturahminya.


Hukum silaturahmi menurut Islam adalah wajib karena merupakan salah satu cara untuk memperlancar rezeki dan menjaga hubungan baik dengan keluarga dan saudara lainnya. Menyambung silaturahmi menurut hadits di atas juga termasuk ke dalam bagian dari ajaran Islam.


Apa Balasan bagi orang yang menjalin Silaturahmi 

Dengan Menjalin hubungan baik dengan sesama, kita dapt mendapatkan  rida Alloh SWT:

Menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan anjuran yang mulia dalam islam. menyebarkan 

kebahagiaan: Memberikan rasa bahagia kepada orang lain, dan diri sendiri pun akan merasakan kebahagian



Nama : Diana Amelia (24311072)














Comments

Popular posts from this blog

SRS fOR CASHIER PAYMENT TRANSACTION APPLICATION : A DIGITAL SOLUTION FOR MODERN BUSINESSES